Komposisi Foto itu Cara untuk Memerdekan Rasa

JarakPandang.Com – Komposisi berarti “susunan”. Komposisi foto berarti menyusun elemen-elemen dari objek yang difoto. Tujuannya, supaya foto punya visual yang indah, menarik, atau lebih bercerita. Tergantung tujuan fotografernya.

Seperti pencipta lagu, komposisi lagu berarti merangkai nada membentuk bait-bait yang beirama. Karena berirama itulah sebuah lagu enak untuk didengarkan . Untuk membentuk irama yang baik, tentunya nada tidak disusun sembarangan. Ada aturan tertentu dan citarasa seni yang tinggi yang terlibat di dalam prosesnya.

Pertanyaannya, apakah semua foto harus punya visual yang indah, menarik? Jawabannya, tidak wajib. Tapi, kalau foto bisa dibuat dengan komposisi yang menarik itu akan lebih baik. Karena, sebagai produk visual tampilan akan jadi kunci utama kalau foto tersebut ingin diperhatikan orang.

Kreativitas untuk membuat sesuatu yang berbeda, menyimpang dari aturan-aturan komposisi baku tetap terbuka. Tapi bagaimana pun, untuk dapat melakukan hal itu, sesorang sebaiknya memahami tatanan bakunya dahulu. Jadi, ketika ditanya, apa alasan membuat “sesuatu” yang beda, kita bisa memberi argumentasi, alasannya.

Tidak masalah kalau alasan tersebut sifatnya sangat personal. Karena seni itu erat sekali dengan masalah rasa, selera. Masing-masing orang punya seleranya sendiri-sendiri, yang tidak harus sama. Dalam foto, setiap orang punya kemerdekaan rasanya.

Contohnya, foto berjudul “Half & Full” karya Kenvin Pinardy yang diambil dari buku Fotomaster karya Sri Sadono di atas ini.

Kenvin sengaja memotong setengah objek utama dari foto. Dalam banyak literasi tentang komposisi foto, pemotongan objek utama secara ekstrim seperti ini tidak dianjurkan. Tapi, saat objek tersebut digabungkan dengan elemen bayangannya yang ditampilkan penuh, foto yang dihasilkan tampil unik.

Sebagain orang mungkin tidak suka dengan foto seperti ini. Sebagian lagi mungkin sangat suka. Suka atau tidak suka itu soal rasa. Tidak ada paksaan. Masing-masing orang merdeka untuk mengekspresikannya. Termasuk Kenvin Pinardy sebagai contohnya.

Leave a Reply