Aperture Bukaan Sempit

JarakPandang.com – Dengan memilih aperture pada f-stop kecil – misal f/11, f/16, f/22, atau lebih – berarti kita telah mengatur kamera pada aperture bukaan sempit. Hampir semua lensa – lensa standar maupun lensa premium – memiliki pilihan untuk aperture bukaan sempit. Umumnya, aperture bukaan sempit dipaki di studio, foto landskap, interior, dan arsitektur.     […]

Teknik Selective Focusing

JarakPandang.com – Fokus berarti ketajaman gambar. Selective focusing berarti memilih elemen tertentu saja sebagai bagian paling tajam dari keseluruhan elemen dalam foto. Mengapa elemen tersebut harus dipilih, dijadikan elemen yang paling tajam? Mengapa tidak seluruhnya saja dibuat tajam? Logikanya sederhana. Saat dua orang melihat satu teko yang sama, belum tentu mereka juga tertarik pada bagian […]

Mengontrol Ruang Tajam dengan Aperture

JarakPandang.com – Ruang Tajam (atau Depth of Field/DOF) adalah suatu ruang yang terbentuk di depan kamera, yang mana subjek (dan objek) yang berada di dalam ruang tersebut akan tampak tajam di dalam gambar. Ruang tajam (DOF) tergantung pada bukaan aperture, focal-length lensa, dan jarak kamera dengan subjek. Tidak hanya mempengaruhi cahaya yang masuk ke kamera, […]

Aperture untuk Mengontrol Cahaya

JarakPandang.com – Selain shutter, cahaya yang masuk ke kamera juga dikontrol oleh aperture, dikenal juga dengan sebutan diafragma. Aperture berupa lubang yang terbentuk oleh kepingan-kepingan logam tipis yang terletak di dalam lensa. Caranya, dengan menyesuaikan lebar-sempitnya bukaan lubang tersebut. Aperture bekerja seperti pupil pada mata. Saat cahaya terang pupil mengecil supaya mata tidak terlalu silau. […]